Artikel ini akan memandu Anda memahami dasar-dasar pelafalan bahasa Jepang dan sistem penulisannya, serta memberikan frasa-frasa umum yang paling berguna untuk kelancaran dan kenikmatan perjalanan Anda.
Siapkan diri untuk menjelajahi, memahami, dan mencintai bahasa Jepang!
Dan jika Anda merencanakan perjalanan ke Jepang, tips berguna untuk tetap terhubung sepanjang perjalanan Anda adalah membawa iRoamly Jepang travel eSIM – sempurna untuk menggunakan alat terjemahan untuk berkomunikasi dengan penduduk setempat!

Bahasa Apa yang Digunakan di Jepang?
Bahasa dan Dialek Jepang
Bahasa resmi Jepang, tentu saja, adalah bahasa Jepang. Hal yang mungkin kurang diketahui adalah bahwa bahasa Jepang standar dipahami di seluruh Jepang karena didasarkan pada dialek Tokyo.
Karena kondisi geografis Jepang, variasi fonetik, kosakata, dan tata bahasa berkembang di berbagai daerah. Di wilayah Kansai (termasuk kota seperti Osaka dan Kyoto), digunakan Kansai-ben, dialek yang berbeda bukan hanya dari intonasi, tetapi juga ekspresi. Di Tohoku, wilayah utara, terdapat varian yang sangat berbeda sehingga sulit dipahami oleh pendatang.
Di Kepulauan Ryukyu, tempat Okinawa berada, terdapat bahasa-bahasa yang sering dianggap terpisah dari bahasa Jepang, meskipun perbedaan ini lebih bersifat politis daripada linguistik.
Perkembangan Bahasa Jepang
Asal-usul bahasa Jepang tidak diketahui secara pasti, dan tidak ada bahasa induk yang bisa diverifikasi. Beberapa teori linguistik menggolongkan bahasa Jepang ke dalam rumpun bahasa Altai, yang mungkin termasuk bahasa Korea, Turki, dan Mongolia, tetapi teori ini belum terbukti secara pasti dan belum disetujui secara luas.

Bahasa Jepang pertama kali muncul dalam catatan sejarah Tiongkok dari abad ke-3 dan ke-4, dan terus berkembang setelahnya. Pada periode Nara di abad ke-8, Hiragana dan Katakana sudah digunakan. Aksara ini diadaptasi dari karakter Tiongkok dan digunakan untuk nilai fonetisnya, bukan maknanya, agar sesuai dengan struktur tata bahasa Jepang yang sangat berbeda.
Periode Heian (abad ke-8 hingga ke-12) menyaksikan perkembangan pesat sastra Jepang, termasuk karya-karya seperti The Tale of Genji, yang membantu membentuk bentuk sastra yang unik dan berbeda dari karya-karya Tiongkok yang sebelumnya memengaruhi tulisan Jepang.

Selama berabad-abad, bahasa Jepang telah mengalami banyak perubahan. Salah satu periode perubahan paling besar adalah akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, ketika Jepang membuka diri terhadap pengaruh Barat, terutama Amerika. Restorasi Meiji (1868-1912) ditandai dengan banyaknya kata serapan, terutama dari bahasa Inggris, karena teknologi dan konsep Barat diperkenalkan dengan cepat ke Jepang, sehingga banyak istilah baru yang harus diserap ke dalam bahasa Jepang.
Akumulasi ini telah memperkaya bahasa Jepang dengan berbagai register dan gaya bahasa, sehingga menarik bagi ahli bahasa dan pelajar bahasa, sekaligus menjadi tantangan untuk dipelajari.
Pengucapan dan Sistem Penulisan dalam Bahasa Jepang
Abjad
Pengucapan sering menjadi tantangan bagi para pelajar, karena bahasa Jepang memiliki sistem nada dan beberapa bunyi yang tidak terdapat dalam sebagian besar bahasa Barat. Agar lebih mudah dipahami, alfabet fonetik Jepang meliputi:
Hiragana: Digunakan untuk kata-kata asli Jepang.
Katakana: Digunakan untuk kata serapan atau untuk penekanan.
Romaji: Alfabet Roman. Walaupun tidak digunakan dalam penulisan bahasa Jepang sehari-hari, ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi pemula, terutama jika Anda lebih familiar dengan bahasa Barat.
Bahasa Jepang (Hiragana) | Pengucapan | Perbandingan dengan Bahasa Inggris |
あ | a | seperti 'a' pada kata "father" |
い | i | seperti 'ee' pada kata "see" |
う | u | seperti 'oo' pada kata "moon" |
え | e | seperti 'e' pada kata "net" |
お | o | seperti 'o' pada kata "note" |
Bagaimana Bahasa Jepang Ditulis
Sistem penulisan Jepang adalah campuran dari tiga aksara—Kanji, Hiragana, dan Katakana—yang masing-masing memiliki fungsi berbeda.
Kanji adalah karakter logografik yang berasal dari bahasa Cina, di mana setiap karakter mewakili sebuah kata atau konsep. Mereka penting untuk memahami bahasa Jepang tertulis, dan banyak digunakan dalam literatur, publikasi resmi, dan surat kabar.

Hiragana bersifat fonetik, dan terutama digunakan untuk kosakata asli Jepang, untuk keperluan tata bahasa, dan kata-kata yang tidak diwakili oleh Kanji. Bentuk tulisannya yang melengkung sering terlihat di buku anak-anak, dan merupakan aksara pertama yang biasanya dipelajari oleh pemula.

Katakana juga bersifat fonetik, dan terutama digunakan untuk kata-kata asing, terminologi teknis, dan – mirip dengan huruf miring dalam tata huruf Barat – untuk memberikan penekanan pada kata. Bentuk karakternya lebih bersudut dibandingkan Hiragana.

Frasa Bahasa Jepang yang Umum Digunakan untuk Wisatawan
Salam
Berikut ini salam penting dalam bahasa Jepang untuk membantu Anda berinteraksi dengan warga lokal:
Bahasa Jepang | Pelafalan | Arti Bahasa Inggris |
こんにちは | Konnichiwa | Hello |
さようなら | Sayonara | Goodbye |
ありがとうございます | Arigatou gozaimasu | Thank you |
すみません | Sumimasen | Excuse me / Sorry |
Angka
Belajar berhitung dalam bahasa Jepang adalah salah satu kemampuan dasar yang dibutuhkan saat berbelanja, bepergian, atau makan di restoran. Inilah panduan singkatnya:
一 (ichi) – one
二 (ni) – two
三 (san) – three
十 (jū) – ten
百 (hyaku) – one hundred
Kata Serapan
Karena banyak kata dalam bahasa Inggris yang diserap ke dalam bahasa Jepang, beberapa frasa akan terasa familiar bagi penutur bahasa Inggris:
コーヒー (kōhī) – coffee
ホテル (hoteru) – hotel
タクシー (takushī) – taxi
Cara Belajar Bahasa Jepang
Apakah Bahasa Jepang Susah Dipelajari?
Bahasa Jepang mungkin terlihat menantang karena hurufnya yang khas dan tingkat kesopanan yang beragam.
Umumnya, para pelajar memulai dengan huruf “Hiragana” dan “Katakana”, dasar-dasar yang penting untuk membaca dan menulis. Jika kamu ingin belajar lebih lanjut, ada banyak kursus daring gratis yang bisa membantu memulai proses belajarmu.
FAQ:
Agama apa yang dianut di Jepang?
Menjalani perjalanan spiritual melalui Shintoisme dan Buddhisme.
Apakah orang Jepang merayakan Natal?
Ya, orang Jepang merayakan Natal. Musim liburan yang dipenuhi romansa dan cahaya, lebih dari asal-usul religiusnya.
Apakah penganut Shinto menyembah dewa?
Fokusnya lebih kepada penghormatan roh atau kami, yang mewakili alam dan leluhur.
Seberapa dingin suhu di Jepang pada bulan November?
Jangan lupa bawa syal! November di Jepang membawa udara sejuk ke Tokyo dan salju ke Hokkaido. Ini menandai awal musim dingin. Inilah waktu yang tepat untuk menikmati indahnya daun musim gugur di seluruh negeri, dengan suhu berkisar dari dingin hingga membeku, tergantung wilayahnya.
Ringkasan:
Mempelajari bahasa Jepang akan sangat memperkaya setiap kunjungan Anda, dan membantu Anda memahami lebih banyak tentang budaya negara tersebut.
Baik Anda menguasai perkenalan sehari-hari atau menjelajahi sistem penulisan, setiap langkah dalam mempelajari bahasa Jepang membuka wawasan tentang inti dari Jepang.
Mulailah belajar sekarang, dan tambahkan kedekatan istimewa dengan Negeri Matahari Terbit pada perjalanan Anda berikutnya!