Amerika Serikat adalah salah satu negara paling dominan di dunia — tetapi pernahkah Anda merenungkan betapa tuanya negara ini? Artikel ini akan memberikan tinjauan singkat sejarah untuk menjawab pertanyaan sederhana yang sering diajukan ini.
Jika Anda tertarik dengan sejarah pendirian negara, atau sekadar ingin mengetahui bagaimana tahun 1776 terhubung dengan narasi yang lebih besar, Anda akan menemukan jawaban yang jelas dan mudah dipahami.
Mari kita telaah berapa usia Amerika Serikat sebenarnya, dan mengapa hal itu penting.
Saat kamu menjelajahi sejarah Amerika yang kaya, memiliki eSIM perjalanan iRoamly USA dengan kecepatan tinggi dan paket yang fleksibel akan memastikan kamu tetap terhubung di setiap langkah perjalananmu.
Berapa Usia Amerika Serikat Sekarang?
Pada tahun 2025, usia Amerika Serikat adalah 249 tahun.
Usia ini dihitung sejak Deklarasi Kemerdekaan disahkan pada 4 Juli 1776, ketika koloni-koloni Amerika menyatakan kemerdekaannya dari Inggris.
Setiap tahun, sejak itu, rakyat Amerika merayakan Hari Kemerdekaan sebagai hari ulang tahun negara, dengan kembang api, parade, dan lagu-lagu patriotik.

Amerika Serikat akan segera mencapai hari ulang tahun penting berikutnya: tahun 2026 akan menjadi peringatan 250 tahun negara tersebut. Di seluruh negeri, berbagai inisiatif telah dimulai untuk membuat acara peringatan hari jadi Amerika yang ke-250.
Ini bukan hanya sekadar angka—ini adalah kesempatan untuk merenungkan seberapa jauh negara ini telah berkembang dan ke mana arahnya di masa depan.
Kapan Amerika Serikat Didirikan?
AS menjadi sebuah negara pada 4 Juli 1776. Pada hari itu, perwakilan dari 13 koloni menandatangani Deklarasi Kemerdekaan, sebuah naskah revolusioner yang menandai niat mereka untuk lepas dari kendali Inggris.
Namun, deklarasi tersebut, yang sebagian besar ditulis oleh Thomas Jefferson, tidak hanya menandai perubahan politik, tetapi juga pembentukan sebuah negara baru yang berlandaskan kebebasan dan pemerintahan mandiri.

Meskipun Perang Revolusi masih berlangsung saat itu, 4 Juli menjadi momen penting saat koloni-koloni bersatu di bawah identitas yang sama.
Itulah mengapa tanggal ini dianggap sebagai hari ulang tahun resmi Amerika Serikat, meskipun pemerintahannya, seperti yang kita kenal sekarang, belum sepenuhnya terbentuk hingga kemudian.
Sebelum 1776: Bagaimana Keadaan Amerika?
Jauh sebelum Amerika Serikat berdiri, tanah ini merupakan rumah bagi peradaban penduduk asli Amerika yang maju.
Mulai dari suku Iroquois di wilayah Timur Laut hingga suku Navajo di Barat Daya, penduduk Asli telah menghuni benua ini selama ribuan tahun, masing-masing dengan bahasa, budaya, dan tradisi yang unik.
Keberadaan mereka membentuk lanskap dengan berbagai cara, mencerminkan hubungan mendalam dengan alam dan kehidupan komunal.

Pada abad ke-16, para penjelajah dan pemukim Eropa mulai berdatangan—diawali oleh Spanyol, diikuti oleh Prancis, Belanda, dan Inggris. Lambat laun, wilayah Pantai Timur dipenuhi koloni-koloni Inggris, sementara konflik dan kerja sama dengan penduduk Asli terus terjadi.
Kehidupan di koloni-koloni tersebut merupakan perpaduan antara peluang dan ketegangan, seiring para pemukim mengembangkan identitas baru dan mulai mempertanyakan hubungan mereka dengan Britania Raya. Semangat kemerdekaan yang tumbuh ini akhirnya memicu revolusi—dan kelahiran sebuah bangsa baru.
Setelah 1776: Membangun Sebuah Negara
Pada tahun 1789, terjadi sebuah peristiwa penting: Konstitusi AS mulai diberlakukan. Dokumen revolusioner ini menjelaskan bagaimana pemerintahan akan berjalan, dan hingga kini masih menjadi dasar pemerintahan di Amerika Serikat.
Konstitusi ini juga membentuk sistem politik AS, dengan menetapkan kerangka kerja pembuatan undang-undang, keseimbangan kekuasaan, dan pemilihan pemimpin.
Konstitusi memainkan peran krusial dalam pengembangan Amerika Serikat sebagai sebuah negara yang bersatu dan menciptakan fondasi yang kuat bagi masa depan negara.
Setelah Konstitusi disahkan, AS mulai berkembang melampaui 13 koloni pertama. Seiring berjalannya waktu, wilayah-wilayah baru ditambahkan, hingga akhirnya jumlah negara bagian AS menjadi 50.
Masyarakat bergerak ke barat, menjelajahi wilayah baru, dan turut membentuk negara yang sedang berkembang.
Ekspansi ini tidak selalu berjalan mulus, dan ada beberapa kendala yang dihadapi, namun hal ini mencerminkan optimisme dan semangat pantang menyerah yang menjadi ciri khas bangsa ini.

Serangkaian peristiwa penting turut membentuk identitas negara ini. Ada Pembelian Louisiana, yang hampir menggandakan luas wilayah negara. Kemudian, ada Perang Saudara, yang menguji persatuan negara.
Ada banyak sekali momen ketika negara ini menemukan jati dirinya dan cita-cita yang ingin dicapainya. Dan, terlepas dari segala kesulitan yang ada, semua momen tersebut berkontribusi pada terbentuknya Amerika Serikat yang unik ini.
Amerika Serikat saat ini berbeda dengan Amerika Serikat pada tahun 1700-an. Perjalanan panjang telah ditempuh sejak tahun 1776, dan perjalanan ini belum berakhir. Setiap babak sejarah memiliki kemenangan, kekalahan, dan tantangannya tersendiri.
Seiring dengan berlanjutnya sejarah negara ini, penting untuk meninjau kembali akar sejarah dan semua pencapaiannya. Sejarah terus ditulis. Yang terpenting adalah, sebagai orang asing yang tinggal di negara ini, Anda memahami titik awal negara ini dan sejauh mana perkembangannya.
FAQ
1. Peristiwa penting apa yang membentuk Amerika Serikat setelah pendiriannya?
Amerika Serikat memantapkan diri dengan penandatanganan Konstitusi AS pada tahun 1789. Negara ini berkembang pesat melalui ekspansi ke arah barat, Pembelian Louisiana, dan Perang Saudara. Semua peristiwa ini bersatu untuk menciptakan Amerika Serikat yang kita kenal saat ini.
2. Mengapa Amerika Serikat dianggap negara muda dibandingkan negara lain?
Jika Anda membandingkan Amerika Serikat dengan negara-negara yang lebih tua seperti Tiongkok, Mesir, atau Italia, Amerika Serikat masih tergolong muda. Negara-negara tersebut memiliki sejarah ribuan tahun, sementara Amerika Serikat baru berumur beberapa abad.
3. Mengapa usia suatu bangsa dianggap penting?
Usia suatu bangsa dapat memberikan wawasan tentang sejarah dan perkembangannya. Akan tetapi, pengaruh dan pencapaian Amerika Serikat menunjukkan bahwa arti penting sebuah bangsa tidak hanya diukur dari usianya.
Kesimpulan
Meskipun Amerika Serikat sebagai negara adalah salah satu yang termuda di dunia, telah mengalami beberapa abad yang penuh peristiwa. Negara ini telah menjadi tempat transformasi dan inovasi, terus berubah dan berkembang.
Ada kegembiraan dalam menatap masa depan. Petualangan berlanjut, dengan Amerika Serikat terus menulis sejarahnya, sambil memengaruhi dunia.
Apa pun yang terjadi di masa depan, dengan masa lalu yang luar biasa dan masa depan yang cerah, Amerika Serikat bukan hanya tentang usia, tetapi tentang menjadi negara yang dinamis dan terus berkembang.