Saat merencanakan perjalanan ke Amerika Serikat, banyak wisatawan bertanya-tanya bagaimana perbandingan negara ini dengan Eropa, terutama dari segi ukuran dan pengalaman yang ditawarkan. Apakah Amerika Serikat benar-benar lebih besar dari Eropa? Dan apa dampaknya terhadap rencana perjalanan Anda?
Dalam artikel ini, kita akan mengupas fakta-fakta di balik perbandingan ukuran tersebut, mengungkap bagaimana kondisi geografis memengaruhi pengalaman perjalanan, dan membantu Anda memahami mengapa AS menjadi destinasi yang begitu unik.
Selain itu, pertimbangkan untuk membeli eSIM perjalanan iRoamly USA untuk perjalanan Anda—eSIM ini menawarkan berbagai paket data yang cepat dan andal agar Anda tetap terhubung ke mana pun Anda pergi.

Apakah Amerika Lebih Besar dari Eropa?
Tidak, Amerika Serikat tidak memiliki total daratan yang lebih besar dari Eropa. Walaupun Amerika adalah negara yang sangat luas dan sering dianggap sebagai salah satu negara terbesar di dunia, Eropa sebagai sebuah benua tetap lebih besar dalam total luas wilayah daratan.
Sebagai rinciannya:
Luas seluruh Amerika Serikat adalah sekitar 9,8 juta kilometer persegi.
Sementara itu, luas Eropa adalah sekitar 10,2 juta kilometer persegi.

Menurut statistik, Eropa sedikit lebih besar (secara fisik) daripada Amerika.
Namun, perbandingan ini seperti membandingkan dua hal yang berbeda. Eropa adalah sebuah benua yang terdiri dari lebih dari 40 negara. Amerika adalah satu negara.
Meskipun begitu, Amerika seringkali terasa sangat luas. Karena ukurannya (termasuk harus melintasi benua ke pantai yang berbeda atau negara bagian yang luas dan beragam, seperti Alaska dan Florida), jarak, dan waktu yang dibutuhkan untuk bepergian di dalamnya, terkadang terasa seolah-olah wilayahnya lebih besar dari Eropa.
Alasan lain mengapa orang membuat asumsi ini adalah karena sebagian besar proyeksi peta, terutama proyeksi Mercator, seringkali membuat Amerika Utara terlihat lebih besar dari yang sebenarnya sehingga merugikan wilayah lain.
Pengaruh imperialisme budaya dan jangkauan global media Amerika juga berperan, sehingga tidak heran banyak orang berpikir bahwa Amerika Serikat jauh lebih besar dari Eropa.
Menggali Lebih Dalam: Membandingkan AS dan Eropa
Meskipun sekilas Eropa tampak sedikit lebih luas, perbedaan antara AS dan Eropa jauh lebih besar daripada sekadar luas wilayah. Mari kita telaah lebih lanjut perbandingan antara kedua wilayah ini dalam hal geografi, populasi, pengalaman perjalanan, dan budaya.
Perbedaan Geografis
Amerika Serikat adalah sebuah negara besar (kecuali Alaska dan Hawaii) yang memiliki beragam zona iklim dan bentang alam, mulai dari gurun gersang Arizona hingga tundra beku Alaska, Pegunungan Rocky di Colorado, dan pantai-pantai hangat di Florida. Keanekaragaman wilayahnya sangat kaya.
Sebaliknya, Eropa adalah wilayah yang terdiri dari banyak negara, masing-masing dengan karakteristik geografis yang unik. Dalam jarak yang relatif singkat, Anda dapat berpindah dari fjord-fjord Norwegia ke kebun anggur di Prancis atau pantai-pantai Italia dan Yunani.
Eropa juga memiliki keanekaragaman geografis, namun karena jarak antar negara yang berdekatan, perjalanan antar negara menjadi sangat mudah.

Populasi dan Kepadatan
Eropa dihuni oleh lebih dari 740 juta orang—lebih dari dua kali lipat populasi AS yang sekitar 330 juta jiwa—yang tersebar di berbagai negara dengan tingkat kepadatan yang berbeda. Belanda adalah salah satu negara terpadat di Eropa, sementara Islandia adalah salah satu yang paling jarang penduduknya.
Di AS, terdapat beberapa pusat perkotaan dengan kepadatan tinggi, seperti New York City atau Los Angeles, tetapi sebagian besar wilayah Midwest dan Barat terdiri dari lahan terbuka yang luas.
Oleh karena itu, meskipun AS terasa luas dan terbuka, Eropa sering kali terasa lebih ramai dan padat secara keseluruhan.

Perbedaan Budaya dan Politik
Jumlah negara bagian di AS adalah 50, dan Amerika Serikat merupakan negara federal di mana seluruh negara bagiannya bersatu di bawah satu pemerintahan federal.
Walaupun setiap negara bagian memiliki hukum dan budayanya masing-masing, AS memiliki kesamaan budaya nasional, bahasa (terutama bahasa Inggris), dan sistem politik.
Eropa adalah perpaduan bahasa, politik, dan sejarah yang kaya. Saat Anda melintasi perbatasan di Eropa, Anda seolah memasuki dunia baru dengan perspektif linguistik dan budaya yang berbeda.
Anda dapat menikmati croissant di pagi hari di Prancis dan tapas untuk makan malam di Spanyol dalam satu hari saja—dengan perjalanan beberapa jam saja.

Waktu & Persepsi Perjalanan
Salah satu perbedaan paling signifikan yang dirasakan oleh wisatawan adalah durasi perjalanan yang dibutuhkan untuk melintasi Amerika Serikat. Contohnya, perjalanan darat dari New York ke Los Angeles memakan waktu lebih dari 40 jam.
Dengan waktu tiga minggu yang sama, Anda dapat mengunjungi beberapa negara di Eropa (di mana jaraknya jauh lebih pendek dan tersedia jaringan kereta api serta maskapai penerbangan berbiaya rendah).
Perbedaan ini sangat memengaruhi cara orang mempersepsikan jarak. Perjalanan jarak jauh di Amerika Serikat sering kali membuat negara ini terasa seperti sebuah benua.
Sementara itu, di Eropa, Anda dapat mencapai negara lain hanya dalam beberapa jam menggunakan kereta api atau pesawat.
Mengapa Ini Penting Bagi Wisatawan ke AS
Memahami luas dan letak geografis AS sangat penting untuk merencanakan perjalanan yang menyenangkan. Berbeda dengan Eropa, di mana Anda bisa berpindah negara dalam hitungan jam, perjalanan di AS sering kali membutuhkan perjalanan darat yang panjang atau penerbangan domestik.
Jarak antar kota dan objek wisata sangat jauh—contohnya, New York ke Los Angeles berjarak lebih dari 4.000 kilometer (2.500 mil)!

Luasnya wilayah ini juga mengharuskan Anda untuk menyusun rencana perjalanan dengan lebih strategis. Apakah Anda bermimpi mengunjungi taman nasional di wilayah barat, menikmati kehidupan kota di Timur Laut, atau bersantai di pantai-pantai selatan? Memilih satu wilayah dan memfokuskan perjalanan Anda di sana akan membantu Anda menghindari kelelahan dan memaksimalkan waktu liburan.
Selain itu, hamparan ruang terbuka dan keanekaragaman geografis menjadikan perjalanan di AS sangat istimewa. Mulai dari perjalanan darat yang ikonis hingga petualangan di alam terbuka, Anda akan merasakan skala dan kebebasan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Siap untuk mengganti perjalanan kereta api singkat dengan perjalanan yang lebih panjang—dan singgah di banyak tempat menarik sepanjang jalan.
FAQ
1. Bagaimana perbedaan antara bepergian di Eropa dan di AS?
Saat Anda bepergian di Eropa, Anda akan terus menerus melintasi berbagai negara dan menjumpai bahasa yang berbeda—bahkan, dalam beberapa kasus, mata uang yang berbeda. Di AS, Anda tidak perlu melewati perbatasan untuk berkendara ke negara bagian lain. Anda bisa melakukan semuanya dengan bahasa dan mata uang yang sama.
2. Mana yang lebih cocok untuk *road trip*: AS atau Eropa?
Itu tergantung pada jenis perjalanan yang Anda sukai! Jika Anda menyukai perjalanan panjang dan ruang terbuka yang luas, AS adalah pilihan terbaik. Jika Anda ingin merasakan keragaman budaya tanpa perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh antar destinasi, Eropa adalah jawabannya!
3. Apakah Australia lebih besar dari AS?
Perbandingan Australia dan AS, Amerika Serikat memiliki total luas daratan yang lebih besar. Luas AS sekitar 9,8 juta kilometer persegi, sedangkan Australia sekitar 7,7 juta kilometer persegi. Jadi, ukuran AS lebih besar daripada Australia.
Kesimpulan
Meskipun Eropa secara teknis lebih besar dalam luas daratan (terutama jika Rusia disertakan), Amerika Serikat memiliki daya tariknya tersendiri dengan lanskap yang luas, wilayah yang beragam, dan skala yang terasa begitu luas.
Baik Anda merencanakan perjalanan darat melalui taman nasional, atau menjelajahi kota-kota ikonis dari pantai ke pantai. Memahami ukuran dan tata letak AS akan membantu Anda merencanakan perjalanan dengan lebih cerdas dan memaksimalkan pengalaman Anda.
Ke mana pun Anda pergi, satu hal yang pasti: petualangan hadir dalam semua ukuran.