Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan apakah Uber tersedia di Jepang, bagaimana Uber dibandingkan dengan pilihan transportasi lokal lainnya, dan mencoba membantu Anda menjelajahi negara ini seperti seorang profesional.
Untuk memudahkan navigasi, pertimbangkan untuk menggunakan iRoamly Jepang travel eSIM untuk konektivitas cepat, yang memungkinkan Anda memesan tumpangan dan mengakses peta saat bepergian.
Jika ini adalah kunjungan pertama Anda atau hanya ingin memastikan Anda mengetahui semua pilihan transportasi, cara Anda bepergian dapat sangat memengaruhi kualitas perjalanan Anda.

Apakah Ada Uber di Jepang?
Ya, namun tidak sepopuler atau seluas di negara-negara lain seperti Amerika Serikat atau Inggris.
Uber hadir di Tokyo sejak 2018, dan kini lebih banyak beroperasi di kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, atau Osaka. Selain itu, biasanya hanya tersedia Uber Black untuk perjalanan premium dengan tarif yang sesuai.

Bagaimana Cara Menggunakan Uber di Jepang
Cara menggunakan Uber di Jepang serupa dengan di negara lain. Aplikasi ini berfungsi seperti biasa.
Di Mana Saja Saya Bisa Menggunakan Uber di Jepang?
Uber beroperasi di area terbatas di Jepang, namun cukup memadai untuk transportasi Anda. Berikut adalah beberapa lokasi utama di mana Anda dapat menggunakan Uber:
Tokyo: Uber tersedia di pusat kota Tokyo, seperti Shibuya, Shinjuku, dan Roppongi. Jumlah mobilnya terbatas dibandingkan taksi konvensional.
Osaka: Uber dapat digunakan di pusat kota Osaka, termasuk Namba dan Umeda. Sama seperti Tokyo, Uber lebih umum ditemukan di area komersial perkotaan.
Kyoto: Uber beroperasi di Kyoto, tetapi dengan cakupan yang lebih kecil dibandingkan kota besar seperti Tokyo atau Osaka.
Fukuoka: Uber tersedia di Fukuoka, terutama di pusat kota, memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat.

Keuntungan Menggunakan Uber di Jepang
Pembayaran Non-Tunai - Semua transaksi dilakukan melalui aplikasi, sehingga Anda tidak perlu membawa uang tunai atau repot menukar mata uang.
Aplikasi Berbahasa Inggris - Aplikasi ini berbahasa Inggris, sehingga memudahkan wisatawan asing untuk memesan dan bepergian.
Aman dan Terpercaya - Dengan profil pengemudi dan fitur berbagi lokasi langsung, Uber adalah pilihan yang lebih aman bagi wisatawan solo.
Pilihan Perjalanan yang Beragam - Uber menawarkan berbagai jenis kendaraan, memungkinkan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Ketersediaan yang Fleksibel - Anda dapat memesan Uber 24/7, sehingga memudahkan Anda untuk bepergian, bahkan di larut malam.
Mengapa Uber Kurang Populer di Jepang?
1. Persaingan Ketat dari Layanan Lokal
Jepang memiliki sistem transportasi publik yang efisien, seperti kereta, bus, dan taksi. Ketersediaan layanan taksi lokal yang terpercaya di seluruh Jepang mengurangi ketergantungan masyarakat pada Uber.
2. Perbedaan Budaya
Di Jepang, terdapat perbedaan signifikan dalam cara memesan taksi. Taksi di Jepang umumnya hanya dapat dipesan dari zona khusus, dan pengemudi taksi Jepang beroperasi di bawah peraturan ketat yang membuat mereka enggan menggunakan Uber.

3. Regulasi Industri Taksi
Industri taksi di Jepang sangat diatur dengan regulasi pemerintah dan tarif tetap. Uber mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan regulasi ini, sehingga menghambat pertumbuhannya di Jepang.
4. Keamanan dan Kepercayaan pada Layanan Konvensional
Di Jepang, banyak pelanggan sangat percaya pada layanan konvensional. Taksi lokal di Jepang dianggap aman dan terpercaya oleh banyak pelanggan, dan tidak semua orang merasa nyaman menggunakan aplikasi untuk memesan transportasi.
5. Jangkauan Area yang Terbatas
Layanan Uber di Jepang sangat terbatas; hanya tersedia di beberapa kota besar (seperti Tokyo), tetapi masih kalah populer dibandingkan layanan transportasi grup lain seperti Japan Taxi.
Hanya sedikit layanan Uber di luar kota-kota besar ini, sehingga kurang nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi daerah lain di Jepang.

6. Biaya Uber Mahal
Di Jepang, Uber lebih mahal daripada taksi biasa atau layanan transportasi lainnya, terutama di kota-kota seperti Tokyo dan Kyoto. Aplikasi pemesanan transportasi di Jepang juga mengenakan biaya layanan platform, yang membuat penggunaan Uber menjadi kurang menarik.
Membandingkan Uber dengan Pilihan Transportasi Lain
Oleh karena itu, bagi sebagian orang di Jepang, menggunakan Uber bisa jadi merupakan alternatif transportasi umum, baik karena pilihan maupun ketidaktahuan. Atau, penggunaannya terbatas pada perjalanan jarak jauh dan mereka yang bersedia membayar lebih untuk opsi premium. Beberapa alternatif untuk perjalanan semacam itu meliputi:
1. Kereta Api dan Subway:
Keduanya lebih cepat dan lebih murah, bahkan untuk menjangkau area yang kurang terlayani di kota-kota kecil seperti Fukuoka atau Sapporo.
Pembayaran: Tunai, semua kartu kredit utama, kartu prabayar Suica atau Pasmo

2. Taksi
Mudah ditemukan dan terjangkau. Harganya seringkali sebanding untuk perjalanan singkat di pusat kota, bahkan bisa lebih murah jika mempertimbangkan tarif dasar dan potensi waktu tunggu pengemudi Uber.
Pembayaran: Dulu umumnya hanya tunai, tetapi sekarang banyak yang menerima kartu kredit dan pembayaran seluler.
3. Bus
Jaringan luas dan jauh lebih ekonomis, melayani rute yang tidak dijangkau oleh kereta api.
Pembayaran: Tunai (seringkali dengan tarif yang tepat), kartu transportasi, beberapa pembayaran seluler (NFC)
Pengalaman Sebagai Pengguna:
Semua hal ini, ditambah dengan biaya, membuat kami enggan menggunakan Uber untuk perjalanan sehari-hari atau perjalanan yang tidak terlalu penting. Kami hanya ingin menggunakannya sesekali untuk merasakan sedikit kemewahan.
Namun, apakah harga Uber yang relatif terjangkau di luar negeri membuatnya terasa kurang berharga dan menarik pelanggan dengan perilaku kurang baik, sehingga membuat pilihan transportasi lain terasa lebih bijak?
Aplikasi Lain untuk Bepergian di Jepang
Jika pilihan Uber terbatas atau terlalu mahal, ada alternatif seperti JapanTaxi dan DiDi. Aplikasi ini menawarkan layanan serupa Uber dan tersedia luas di banyak kota di Jepang.
1. JapanTaxi
Kelebihan: Populer, menerima kartu kredit, dan pembayaran mudah.
Kekurangan: Tarif lebih tinggi dari layanan *ridesharing*, dan beroperasi seperti taksi tradisional.

2. LINE Taxi
Kelebihan: Terintegrasi dengan aplikasi LINE dan menawarkan diskon.
Kekurangan: Terbatas di area perkotaan.
3. Didi Japan
Kelebihan: Harga kompetitif dan dukungan multibahasa.
Kekurangan: Jangkauan tidak seluas aplikasi lain dan berfungsi sebagai aplikasi pemesanan taksi.

4. Near Me
Kelebihan: Mudah digunakan, melacak perjalanan, dan pembayaran langsung.
Kekurangan: Terbatas di kota besar dan sedikit diskon.
5. GoTo Travel (Taksi Lokal)
Kelebihan: Andal dan mudah ditemukan di kota.
Kekurangan: Biaya bisa mahal dan tidak ada fitur pelacak perjalanan.
6. Aplikasi Mobilitas untuk Transportasi Umum
Selain aplikasi *ride-hailing*, NAVITIME dan Jorudan dapat membantu Anda menggunakan transportasi umum. Aplikasi ini menawarkan pencarian rute, jadwal, dan perkiraan harga kereta dan bus di Jepang. Biasanya berfokus pada area wisata utama dan kota besar.
Aplikasi ini tidak hanya menawarkan kemudahan, tetapi juga fitur khusus untuk orang yang tidak berbahasa Jepang. Ini bisa menjadi alternatif Uber yang baik untuk kegiatan sehari-hari di Jepang.
Cara Menghemat Biaya Transportasi Umum di Jepang
Saat merencanakan liburan ke Jepang, memilih tiket transportasi yang tepat dapat menghemat pengeluaran dan membuat perjalanan Anda lebih nyaman. Berikut adalah panduan singkat untuk memilih tiket terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan Anda dan mengelola anggaran perjalanan Anda di Jepang secara efektif:
Japan Rail Pass (JR Pass): Jika Anda berencana bepergian antar kota lebih sering daripada menjelajahi kota itu sendiri, JR Pass adalah pilihan utama bagi wisatawan. Anda dapat menikmati perjalanan tanpa batas di hampir semua kereta di Jepang, terutama Shinkansen, atau "kereta peluru" yang terkenal, sehingga ideal untuk perjalanan jarak jauh:

Kartu IC Prabayar (Suica, Pasmo, ICOCA): Untuk kunjungan singkat atau perjalanan keliling kota, kartu isi ulang ini adalah cara termudah untuk menggunakan transportasi umum di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto.
Pass Kereta Regional: Jika Anda hanya berencana mengunjungi satu wilayah di Jepang, misalnya Kansai atau Hokkaido, membeli pass regional memungkinkan Anda menikmati akses tak terbatas ke seluruh jaringan kereta api di wilayah tersebut dengan harga terjangkau.
Pass Harian Kota: Sangat cocok untuk memaksimalkan kunjungan wisata dalam satu hari di suatu kota. Pass harian biasanya memberikan akses tak terbatas ke bus dan kereta bawah tanah kota, sehingga menjadi cara hemat biaya untuk bepergian di dalam kota.
Pass Objek Wisata: Sering kali menawarkan kombinasi transportasi dan tiket masuk ke lokasi-lokasi tertentu. Pass seperti Hakone Free Pass adalah cara terbaik untuk menggabungkan berbagai tiket, sehingga menghemat uang jika Anda berencana mengunjungi beberapa landmark Jepang dalam satu hari!
Dengan memilih tiket yang tepat, Anda dapat menikmati transportasi umum yang terjangkau dan nyaman di Jepang untuk menjelajahi sebanyak mungkin keajaiban budaya dan alam selama perjalanan Anda.
FAQ
1. Apakah Uber lebih murah daripada taksi di Jepang?
Tidak, Uber tidak lebih murah dari taksi di Jepang karena tarif taksi diatur.
2. Apakah Lyft tersedia di Jepang?
Tidak, Lyft tidak tersedia di Jepang.
3. Apakah Taksi di Jepang Menerima Kartu Kredit?
Ya, banyak taksi di Jepang menerima kartu kredit, khususnya di kota-kota besar. Akan tetapi, sebaiknya tanyakan dulu ke sopir atau gunakan aplikasi.
4. Bagaimana cara paling hemat untuk transportasi di Jepang?
Cara paling hemat untuk bepergian di Jepang adalah menggunakan transportasi umum, seperti kereta api dan kereta bawah tanah dengan Japan Rail Pass atau kartu Suica.
Kesimpulan
Meskipun Uber masih tersedia di Jepang, bagi sebagian besar wisatawan, transportasi umum akan lebih cepat, murah, dan efisien untuk menjelajahi negara ini.
Baik menggunakan kereta, bus, atau sesekali taksi, bepergian di Jepang terasa cepat dan nyaman.
Selamat menikmati perjalanan Anda!
