Berencana liburan ke Jepang dan khawatir soal keamanannya?
Panduan santai ini membahas berbagai aspek keamanan saat mengunjungi Jepang, mulai dari kriminalitas hingga bencana alam, sehingga Anda bisa mempersiapkan liburan tanpa cemas.
Untuk membuat perjalanan Anda lebih lancar, jangan lupa membawa iRoamly Jepang travel eSIM, memastikan Anda tetap terhubung dan merasa tenang sepanjang perjalanan.

Seberapa Aman Jepang?
Jepang dikenal luas sebagai salah satu negara teraman di dunia. Tingkat keamanannya yang tinggi menjadi alasan utama mengapa banyak orang memilih Jepang sebagai destinasi untuk berpetualang dan bersantai.
Tingkat kriminalitas yang rendah, hukum dan peraturan yang ketat, serta standar keselamatan publik yang tinggi adalah faktor-faktor yang mendukung hal ini. Namun, seperti halnya di tempat lain, sedikit kewaspadaan tetap diperlukan. Bagaimana Anda dapat menjaga keselamatan diri dan menikmati petualangan yang menyenangkan dan aman?
Tips berikut akan membantu Anda bepergian dengan aman dan nyaman saat mewujudkan impian Anda di Jepang.
Tips untuk Tetap Aman saat Bepergian
Anda tidak bisa langsung naik pesawat ke Jepang; Anda perlu berhati-hati saat merencanakan perjalanan. Berikut cara merencanakan petualangan Anda dengan aman:
Tetap Cerdas: Daftarkan diri Anda ke Program Pendaftaran Wisatawan Cerdas (STEP) untuk mendapatkan saran perjalanan dan mempermudah menemukan lokasi kedutaan.
Tetap Terhubung: Ikuti akun resmi Departemen Luar Negeri, dan Layanan Warga Amerika Kedutaan Besar Tokyo di media sosial seperti Facebook dan Twitter, untuk mendapatkan pesan dan saran perjalanan umum.
Tetap Sehat: Konsultasikan situs web CDC untuk saran kesehatan khusus Jepang agar Anda siap menghadapi masalah kesehatan setempat.

Tetap Terinformasi: Selalu baca Laporan Keamanan Negara terbaru mengenai Jepang untuk memahami lebih lanjut tentang keamanan di negara tersebut.
Tetap Siap: Buat rencana darurat dan siapkan Daftar Periksa Wisatawan Anda agar siap menghadapi segala situasi.
Tetap Cerdas... Tunggu, bukankah kita sudah membahasnya? Sekali lagi, kenali undang-undang dan adat istiadat Jepang, cobalah untuk mempelajari beberapa frasa dasar bahasa Jepang dan unduh aplikasi penerjemah, serta simpan salinan dokumen penting (seperti paspor Anda) untuk ketenangan pikiran Anda.
Informasi Keamanan
Beberapa sumber informasi darurat, jika Anda menghadapi bencana alam saat mengunjungi Jepang, antara lain:
NHK WORLD-JAPAN (website)
Badan Meteorologi Jepang (website)
Tips Keamanan (app)
Nomor telepon darurat di Jepang adalah:
Keadaan darurat umum (polisi, kebakaran): 110
Ambulans dan kebakaran: 119
Tokyo English Life Line (TELL): +81-3-5774-0992 untuk bantuan kesehatan mental.
Potensi Bahaya bagi Wisatawan di Jepang:
Ini adalah bahaya perjalanan umum yang berlaku di hampir semua tempat, tidak hanya di Jepang. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
1. Kejahatan
Meskipun Jepang terkenal dengan tingkat kejahatannya yang rendah, pencopetan dan penjambretan tetap terjadi, terutama di area padat seperti Kabukicho, Roppongi, Shibuya, dan Ikebukuro. Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar Anda.

2. Penipuan
Penipuan kartu kredit atau ATM memang jarang terjadi, tapi bukan berarti tidak mungkin. Gunakan mesin ATM di tempat yang aman dan periksa mutasi rekening Anda secara berkala.
3. Hukum Lokal
Jepang memiliki hukum yang ketat, terutama terkait alkohol dan rokok. Ganja ilegal di Jepang, dan penggunaan narkoba dalam bentuk apa pun dapat berakibat pada hukuman berat. Pastikan Anda memahami hukum yang berlaku untuk menghindari masalah.
4. Keamanan Perempuan
Jepang relatif aman bagi wisatawan perempuan yang bepergian sendiri. Namun, tetap berhati-hatilah di kereta yang ramai atau di bar, karena ada laporan tentang pelecehan atau minuman yang dicampur obat.

5. Interaksi Sosial
Beberapa bar atau klub mungkin ragu menerima turis karena khawatir akan masalah bahasa. Kehadiran teman lokal atau orang Indonesia yang bisa berbahasa Jepang dapat membantu.
6. Waspada Terhadap Kurir Narkoba
Salah satu modus penipuan yang dilaporkan adalah menjadikan wisatawan sebagai kurir narkoba tanpa disadari. Hindari menerima paket atau permintaan membawa barang dari orang yang baru Anda kenal.
7. Waspadai Obat dalam Makanan/Minuman
Selalu berhati-hati dengan minuman Anda, dan jangan tinggalkan minuman tanpa pengawasan, bahkan di tempat yang terlihat aman. Ingatlah bahwa usia legal untuk minum alkohol di Jepang adalah 20 tahun. Mengonsumsi alkohol di bawah umur dapat menyebabkan masalah dengan pihak berwajib.

8. Transportasi Publik
Jepang terkenal dengan sistem transportasinya yang sangat efisien dan aman. Namun, saat jam sibuk, kereta api dan kereta bawah tanah bisa sangat padat. Jaga barang bawaan Anda, dan jika memungkinkan, gunakan gerbong khusus perempuan.
Selain potensi masalah sosial, penting juga untuk diingat potensi bahaya alam. Insiden serius jarang terjadi, tetapi alam tetap harus dihormati.
Bencana Alam
Jepang memiliki kondisi geografis dan iklim yang membuatnya rentan terhadap berbagai bencana alam. Bencana utama yang perlu diketahui adalah:
Gempa Bumi dan Tsunami: Bencana ini terjadi tanpa peringatan, mengingat Jepang terletak di Cincin Api Pasifik.

Topan: Musim topan berlangsung dari Mei hingga Oktober, dengan puncak biasanya terjadi pada bulan Agustus atau September.
Letusan Gunung Berapi: Gunung berapi di Jepang dapat meletus kapan saja – bahkan tanpa banyak peringatan!
Tanah Longsor: Tanah longsor paling sering terjadi selama musim hujan, atau setelah terjadinya topan (biasanya Juni hingga Oktober).
Banjir: Seperti tanah longsor, banjir umumnya melanda wilayah tertentu selama musim hujan dan saat terjadi topan.

Untuk informasi terkini dan peringatan, kunjungi:
Japan Meteorological Agency: Situs web ini menyediakan informasi terbaru mengenai berbagai kondisi cuaca, serta aktivitas seismik.
NHK WORLD-JAPAN: Situs web dan aplikasi ini menyediakan laporan dan saran keselamatan dalam bahasa Inggris mengenai berbagai bencana alam.
FAQ
Apakah Jepang ramah terhadap wisatawan?
Sangat ramah. Jepang memiliki budaya keramahan yang mendalam dan sangat menghormati pariwisata.
Dalam hal keamanan, Jepang berada di peringkat berapa?
Jepang sering menduduki peringkat teratas sebagai salah satu negara teraman di dunia.
Agama apa yang dominan di Jepang?
Shinto dan Buddha adalah agama yang paling banyak dianut di Jepang.
Apa saja yang sebaiknya tidak dilakukan di Jepang?
Jangan memberikan tip karena ini bukan kebiasaan, dan jangan berbicara keras di tempat umum. Juga, jangan menggunakan ponsel di dalam kereta.
Apakah perlu memberikan tip di Jepang?
Tidak perlu. Memberikan tip bukanlah budaya di Jepang, bahkan terkadang bisa dianggap tidak sopan.
Ringkasan:
Dan itulah Jepang – negeri yang kaya akan pengalaman, dan sebagian besar merupakan tempat yang sangat aman untuk menjelajahi pengalaman tersebut.
Semoga saja, dengan tindakan pencegahan yang masuk akal dan informasi yang cukup, Anda mengalami semua keajaiban yang ditawarkan Jepang, dengan aman dan tenang. Oyasumi nasai!